- Pembayaran lokal
- Transfer bank ke rekening terpisah (sesuai aturan BAPPEBTI)
- Leverage maksimal
- Leverage maksimum hingga 1:500
- Lisensi lokal
- Lisensi BAPPEBTI No
- Platform
- MetaTrader 4 (MT4), aplikasi mobile Maxco, WebTrader
- Promosi
- tidak diverifikasi saat peninjauan
- Regulasi
- Broker berjangka yang diatur BAPPEBTI (PBK)
- Pendanaan
- Deposit ke rekening bank terpisah
- Instrumen
- Forex, logam (emas), berjangka, CFD-saham
- Biaya
- Broker spread rendah menurut pemasaran
Kelas aset yang ditawarkan
- Forex / CFD
- Saham lokal
- Saham AS
- Kripto
- Komoditas
Trading CFD cocok untuk dana cadangan, bukan uang kebutuhan.

PT Maxco Futures memegang lisensi BAPPEBTI No. 353/BAPPEBTI/SI/IV/2004 dan 931/BAPPEBTI/PN/8/2006, terdaftar di JFX dengan nomor SPAB-057/BBJ/12/03 dan di KBI dengan nomor 01/AK-KBI/PN/XI/2006. Broker berjangka ini diawasi BAPPEBTI dan merupakan anggota resmi JFX dan KBI.
Perusahaan ini berdiri sejak 1990 dengan nama Panin Futures, lalu berganti nama menjadi Maxco Futures, dan merupakan mitra strategis Panin Group. Usianya lebih dari tiga dekade di industri berjangka.
Kenapa Trader Indonesia Melirik Ini
Mata uang dasar akun Anda adalah IDR. Setoran dan penarikan diselesaikan dalam rupiah, sehingga Anda tidak terkena biaya konversi ke USD yang biasanya muncul di broker offshore. Broker luar negeri umumnya mengubah setoran Anda ke akun berbasis USD, dan spread konversi itu jarang terlihat di halaman depan.
Untuk trader yang aktif menarik keuntungan setiap bulan, selisih ini menumpuk. Pada penarikan Rp10.000.000, biaya konversi 1% berarti Rp100.000 hilang hanya untuk berpindah mata uang.
Alasan kedua adalah status regulasi. Dana klien wajib disegregasi sesuai aturan BAPPEBTI, jadi dana Anda tidak bercampur dengan dana operasional perusahaan.
Cara Setor Dana di Sini
Setoran dilakukan melalui transfer bank ke rekening terpisah (segregated account), sesuai aturan BAPPEBTI. Detail pastinya tidak sepenuhnya terverifikasi saat ulasan ini ditulis, jadi konfirmasi ke tim broker sebelum transfer besar.
Perlu dicatat, transfer bank ke rekening terpisah berbeda dari mengirim uang ke rekening pribadi siapa pun. Kalau ada pihak yang meminta Anda transfer ke rekening atas nama perorangan, itu tanda bahaya, apa pun brokernya.
Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum transfer:
- Pastikan nama penerima transfer sama dengan nama badan hukum broker di dokumen.
- Simpan bukti transfer sampai dana masuk ke akun trading, bukan hanya sampai bank mengkonfirmasi.
- Cek apakah ada minimum setoran dan apakah ada biaya transfer antar bank.
- Konfirmasi waktu pemrosesan di jam kerja versus akhir pekan.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan soal Penarikan
Penarikan dana adalah titik di mana reputasi broker paling jujur terlihat. Di broker lokal, penarikan umumnya diproses dalam IDR ke rekening bank atas nama Anda sendiri. Nama rekening penarikan harus sama dengan nama pemilik akun trading. Ini bagian dari KYC dan AML, dan broker berlisensi tidak melanggar ini.
Waktu proses bisa bervariasi. Transfer bank domestik biasanya memakan menit hingga beberapa jam di hari kerja. Kalau Anda mengajukan penarikan Jumat sore, dana tidak akan masuk Sabtu pagi.
Kalau Anda ingin angka spesifik soal limit penarikan minimum dan maksimum, itu dibahas terpisah karena setiap broker punya kebijakan berbeda dan angkanya bisa berubah. Pastikan rekening bank Anda sudah terverifikasi sejak awal, bukan saat Anda sedang butuh uang.
Nyeri di Leverage, Bukan di Legalitas
Maxco Futures menawarkan leverage maksimum hingga 1:500. Bagi pembaca yang datang dari dunia saham, angka ini terdengar seperti pintu menuju kebebasan finansial. Angka ini juga pintu menuju margin call cepat kalau Anda tidak disiplin.
Dengan leverage 1:500, margin yang dibutuhkan untuk posisi tertentu sangat kecil, sehingga satu posisi bisa membuka eksposur yang jauh lebih besar dari saldo Anda. Pergerakan harga sebesar 0,2% melawan posisi Anda bisa menghapus sebagian besar margin. Dengan leverage 1:100, pergerakan yang sama hanya mengambil sebagian kecil.
Leverage tinggi bukan berarti Anda harus memakainya. Broker menyediakan alatnya, keputusan pemakaian ada di tangan Anda.

Nama Lokal vs Standar Global
Broker lokal berlisensi dan broker internasional menjawab kebutuhan yang berbeda, dan tidak ada yang salah dengan memilih salah satu selama Anda tahu apa yang Anda cari.
Kerangka yang bisa dipakai saat membandingkan:
- Regulasi utama: cari pengawasan tingkat FCA, CySEC, atau ASIC untuk perlindungan lintas batas.
- Segregasi dana: pastikan dana klien disimpan terpisah dari modal operasional.
- Transparansi biaya: spread, komisi, biaya inap, dan biaya konversi harus bisa Anda hitung sebelum masuk.
- Rekam jejak: minimal lima tahun operasi tanpa masalah penarikan besar.
- Dukungan lokal: ada tim berbahasa Indonesia dengan jam respons yang bisa Anda andalkan.
Kalau Anda butuh setoran rupiah cepat dan tanpa konversi mata uang, broker lokal berlisensi seperti Maxco Futures memenangkan poin praktis. Kalau prioritas Anda adalah payung regulasi lintas negara dengan standar perlindungan klien yang lebih ketat, broker internasional dengan lisensi FCA, CySEC, atau ASIC adalah jalur yang lebih tenang, meskipun Anda menanggung biaya konversi dan proses KYC yang lebih panjang.
Pajak dan Laporan Tahunan
Keuntungan trading forex bagi wajib pajak orang pribadi di Indonesia diperlakukan sebagai penghasilan biasa dengan tarif progresif PPh. Lapisan tarifnya: 5% untuk penghasilan sampai Rp60.000.000, 15% untuk rentang Rp60.000.000 sampai Rp250.000.000, 25% untuk Rp250.000.000 sampai Rp500.000.000, 30% untuk Rp500.000.000 sampai Rp5.000.000.000, dan 35% untuk di atas Rp5.000.000.000. PTKP tahunan untuk wajib pajak lajang adalah Rp54.000.000.
Laba bersih trading dilaporkan sebagai "Penghasilan Lainnya" di Formulir 1770 tahunan. Kerugian trading umumnya tidak bisa mengimbangi penghasilan pribadi Anda yang lain dari sisi pajak. Kalau Anda memegang akun di broker luar negeri, penghasilan itu tetap wajib dilaporkan sebagai wajib pajak Indonesia. Verifikasi aturan terbaru di pajak.go.id sebelum mengisi SPT.
Kendala yang Jarang Dibahas
Mata uang dasar akun Anda adalah IDR, dan setoran lewat transfer bank diproses dalam rupiah. Di sisi lain, Indonesia memiliki kontrol valuta asing yang dikelola Bank Indonesia. Per aturan yang berlaku saat ulasan ini disusun, pembelian valuta asing terhadap rupiah dibatasi dari USD 100.000 menjadi USD 50.000 per orang per bulan, efektif 1 April 2026, dan pembelian pada atau di atas ambang itu memerlukan dokumen transaksi yang mendasari.
Kalau Anda hanya menggeser dana dalam rupiah di akun Maxco Futures, aturan ini tidak menyentuh Anda. Kalau Anda mengonversi IDR untuk mendanai akun di broker luar negeri, atau menarik dana dari akun luar negeri ke Indonesia, aturan ini relevan. Cek ambang batas terbaru di bi.go.id sebelum merencanakan transfer besar.
Ringkasan Praktis
Cocok kalau Anda: menginginkan setoran dan penarikan dalam rupiah tanpa konversi mata uang, ingin broker yang jelas terdaftar di BAPPEBTI dan mudah diverifikasi lewat ceklegalitas.bappebti.go.id dengan kategori "Pialang Berjangka", dan tidak ingin menghadapi proses KYC lintas batas.
Sebaiknya cari broker internasional dengan pengawasan FCA, CySEC, atau ASIC kalau: prioritas utama Anda adalah perlindungan regulasi lintas negara yang lebih ketat, Anda ingin akses ke instrumen yang lebih luas dari sekitar 70 instrumen yang tersedia di sini, atau Anda berencana menahan dana jangka panjang dalam USD. Broker dengan rekam jejak pajak lintas batas yang jelas dan segregasi dana yang diaudit pihak ketiga lebih cocok untuk kebutuhan itu.
Maxco Futures berada di tingkat pengawasan lokal, bukan rezim papan atas seperti FCA, CySEC, ASIC, atau SCA, sehingga tidak membawa tingkat pemisahan dana klien wajib, cakupan kompensasi statutori, dan penopang sengketa independen yang sama seperti yang diwajibkan regulator tersebut. Secara praktis, itu berarti trader mendapat perlindungan keras yang lebih sedikit jika broker gagal atau salah mengelola dana: pemulihan uang kurang pasti, tidak ada jaminan skema kompensasi yang setara, dan akun memiliki pengaman struktural yang lebih lemah dibandingkan dengan broker papan atas yang diatur penuh.
| ✓ | Leverage tinggi tersedia |
| ✓ | Maxco Futures menawarkan kondisi trading yang kompetitif |
| ✓ | Pembukaan akun cepat dan sepenuhnya online |
| ✓ | Akun demo tersedia sebelum mendanai uang sungguhan |
| ✓ | Akses web dan mobile tanpa perangkat lunak tambahan |
| ✗ | Risiko leverage tinggi bagi pemula |
| ✗ | Verifikasi ketentuan saat ini sebelum deposit |
| ✗ | Ketentuan dan biaya dapat berubah tanpa pemberitahuan |
| ✗ | Dukungan dan dokumen mungkin tidak dalam bahasa lokal Anda |
| ✗ | Trading leverage dapat menghabiskan deposit dengan cepat |
Pertanyaan
Apakah Maxco Futures legal untuk trader Indonesia?
Ya. PT Maxco Futures memegang lisensi BAPPEBTI dan terdaftar sebagai anggota resmi JFX dan KBI, jadi operasinya dalam kerangka hukum Indonesia. Anda bisa memverifikasi status ini di ceklegalitas.bappebti.go.id.
Bagaimana cara memastikan broker ini tidak situs tiruan?
Buka ceklegalitas.bappebti.go.id, pilih kategori "Pialang Berjangka", dan cocokkan nama perusahaan serta nomor lisensinya. BAPPEBTI secara berkala memblokir situs broker ilegal dan tiruan, dengan 1.222 domain diblokir sepanjang 2021 dan batch lanjutan setelahnya.
Berapa leverage maksimum yang tersedia?
Hingga 1:500 menurut halaman resmi broker. Namun aturan margin minimum dari BAPPEBTI perlu Anda cek karena beberapa broker lokal membatasi jauh di bawah angka itu. Verifikasi di bappebti.go.id karena laporan soal batas pasti masih simpang siur.
Apa saja dokumen KYC yang dibutuhkan?
Umumnya KTP sebagai identitas, sering ditambah NPWP, dan bukti alamat berupa tagihan utilitas atau mutasi rekening bank. Sebagian broker menambahkan verifikasi selfie atau liveness.
Apakah saya perlu melaporkan keuntungan trading ke pajak?
Ya. Laba bersih trading forex bagi wajib pajak orang pribadi dilaporkan sebagai "Penghasilan Lainnya" di Formulir 1770 dan dikenai tarif PPh progresif. Kerugian trading umumnya tidak bisa mengimbangi penghasilan lain Anda.

